Selasa, 06 Maret 2012

JUDUL KERAGUAN
Hari ini tak tau hati berkata apa
Serasa semua begitu berat
Kaki tak ingin melangkah
Mulut tak ingin berpuisi

Keraguan hati selalu menyelimuti
Harus berkata apa 
Harus melakukan apa
Aku tak bisa mengikuti kata hati ini

Ya Allah apakah benar ini yang terbaik untuk aku
Takdir ku untuk mengikuti semua ini
Aku hanya ingin Engkau mengtakan
Aku patut untuk melakukan ini

Dan ini semua yang terbaik
Pengaduanku setiap hari
Membuat jiwa tenang
Hati mengerti apa yang  ingin mulut ini katakan
AKULAH JUARANYA

Sabtu, 25 Februari 2012

Bayangan Judul

Ketika langkah kaki ini hanya mengikuti bayangmu
Hitam penuh debu
Kusam penuh madu
Terangkat oleh tatapan lembut

Rabu, 15 Februari 2012

Hanya Potongan Judul
Kulihat senja di pagi ini
Yang tak pernah sedih menungguku kembali
Sesekali aku menanyakan padanya
Betapa besar kuasa NYA

Tanpa ada keraguan
Kulangkahkan kaki ini tuk mendekat NYA
Mengadu padaNYA
Menengadah,Memohon

Segala penat hati
Keraguan langkah
Ku uaraikan
Dengan Dzikir

Melayang Bersama Angin

Aku masih ingin melihatnya
bias mentari yang muncul di jendela rumahmu
setiap senja menjelma petang
dan ketika gelap memudar, berganti fajar yang benderang
lalu kita asyik bercengkrama, seperti dulu
sesekali menikmati suguhan yang kau sajikan


Masihkah bunga-bunga itu di sana?
merekah indah di bawah siraman cahaya senja?
atau mereka telah juga layu, mati, menunggumu yang tak kunjung kembali?


Aku selalu di sini,
di berandaku kini
menikmati senja datang silih berganti
sesekali melihat ke terasmu
mengamati rumpun mawar, melati, di halamanmu,
mengamati sisa-sisa jejak
yang kau tinggalkan di jalan setapak...

Jumat, 03 Februari 2012

Terlewatkan oleh Judul

Terlewatkan oleh Judul
Di dunia ini tak ada yang tidak mungkin
Cair jadi batu
Bahkan batu pun dapat jadi api

Kemerlap hati dalam buihan tasbih
Mengantarkan kita dalam mimpi yang jauh
Teringat kerasnya hidup ini
Tak akan ada yang abadi

Hanya tawakal dan keiklasan
Hanya bumi yang dapat kita pijak
Kemauan yang keras
Mereka perlu kita tiru

Perlu kita lihat
Perlu kita usap 
Perlu kita genggam
Perlahan dengan hati


Minggu, 22 Januari 2012

Judulkanlah

Tak pernah rasa ini dapat aku raih
Air mata pun tlah habis terurai
Ku usap hati dengan dzikir
Kebisaan ku hanya mengadu

Akan ku ikuti hati ini melangkah
Walau raga tertinggal
Kekuatan ku hendak terbakar
Bahkan arang pun tlah menunggu

DIA tlah memberikan segalanya
Nafas yang selalu menemaniku
yang selalu mengisiku
untuk mengusap air mata yang tak pernah habis

Aku dan kerinduanku padaNya
Aku dan pengaduanku padaNya
Aku dan kesalahanku padaNya
Aku dan dzikirku padaNya
Aku dan taubatku padaNya

Template by:

Free Blog Templates